First Week of the Noisy Room




Introduction

The Noisy Room adalah salah satu program kerja Division of Speech and Debate Club K UNJ. Kegiatan utama dari program The Noisy Room adalah pembelajaran dan pelatihan debat menggunakan bahasa Inggris, dengan sistem yang digunakan dalam English Debating Competition (EDCO) Universitas Negeri Jakarta, yakni British Parliamentary System. Kegiatan ini  rata-rata dihadiri oleh anggota Club yang memiliki kemampuan bahasa Inggris dalam tingkatan advanced. 

Pada minggu ke-4 bulan April 2016, The Noisy Room telah memulai kegiatannya dalam bentuk latihan bersama antara peserta EDCO UNJ dari Fakultas Ilmu Sosial, yang dinamakan “Training Week”. Latihan bersama ini dilakukan pada tanggal 25, 26, 28, dan 29 April 2016 di ruang 110 dan 310 Gedung K FIS UNJ.

Activities

1st Day (25th April 2016)
Pada pertemuan pertama Training Week yang dilaksanakan di ruang 110 Gedung K FIS, dihadiri oleh dua peserta individu EDCO dan beberapa anggota Club K. Dikarenakan kurangnya peserta, maka latihan kali ini tidak dapat menggunakan sistem yang akan digunakan dalam EDCO, melainkan dengan cara berdiskusi. Selain berlatih berpikir cepat dalam diskusi, pertemuan ini juga membahas informasi-informasi yang berkaitan dengan motions yang akan digunakan dalam EDCO. Kegiatan hari pertama ini dimoderatori oleh Dini Nur Fadillah, Mahasiswa Berprestasi II FIS UNJ 2016.

2nd Day (26th April 2016)
Pertemuan yang dihadiri 4 peserta (2 tim) EDCO dari FIS ini berlangsung di ruang 110 dari pukul 16.20 WIB sampai 18.00 WIB. Keempat peserta tersebut berasal dari Program Studi Geografi dengan nama tim “Strabo” dan dari Program Studi Hubungan Masyarakat dengan nama tim “Panda”. Kegiatan ini kembali dimoderatori oleh Dini Nur Fadillah. 

Pada pertemuan kedua ini, peserta dibagi dalam dua kelompok, yakni government dan opposition. Setiap kelompok terdiri dari 2 orang, dengan masing-masing peserta hanya memiliki satu kali kesempatan berbicara mengenai peran dan kesempatan yang diberikan, tidak termasuk Point of Information (POI). Motions yang digunakan untuk berlatih adalah “THBT the using of foreign language(s) in education system could decrease the nationalism among the students” dan “THBT sharing economy phenomenon will bring us down”.

Selain melakukan simulasi debat, pertemuan kali ini juga mendiskusikan informasi-informasi yang berkaitan dengan EDCO’s motions serta evaluasi kemampuan debat peserta.

3rd Day (28th April 2016)
Kembali dihadiri oleh 4 peserta EDCO dari FIS, pertemuan ketiga ini berlangsung di ruang 310 dari pukul 17.00 WIB-18.15 WIB. Namun peserta yang hadir kali ini berasal dari Program Studi Geografi dengan nama tim “Strabo” dan dari Program Studi Pendidikan Sosiologi dengan nama tim Prime dan "Gryffindor". 

Walau berlatih hanya dengan satu motion, namun kali ini menggunakan sistem yang akan digunakan dalam EDCO, yakni  British Parliamentary System. Peserta dibagi dalam dua kelompok (government dan opposition) dengan masing masing orang memiliki 2 kali kesempatan bicara sebagai opening-closing government dan opening-closing opposition). Motion yang diangkat ialah “THBT refugees should be allowed to vote in the election of the country in which they are taking refugee".

Tidak lupa anggota Club dan peserta yang menghadiri latihan ketiga ini mengevaluasi kemampuan masing-masing guna meningkatkan kemampuan debat menghadapi EDCO.

4th Day (29th April 2016)
Dengan hanya dihadiri 3 peserta, pertemuan yang dilaksanakan pada hari Jumat ini berlangsung dari pukul 17.30 WIB-18.15 WIB. Peserta yang hadir sama dengan peserta yang hadir pada pertemuan ketiga, namun salah satunya berhalangan hadir dikarenakan cuaca buruk. Dalam ruang 110, peserta membahas motionTHW create minimum quota for men in traditionally female occupations (e.g. social work, child care, nursing or primary education)”. Kali ini kelompok government terdiri atas dua peserta sedangkan kelompok opposition beranggotakan satu peserta. 

Walau hanya tiga peserta yang hadir, namun masing-masing dari mereka sudah mengalami kemajuan dalam durasi bicara. Pada pertemuan ketiga, hanya satu dari empat peserta yang menyentuh waktu 6 menit. Namun pada pertemuan kali ini, ketiga peserta telah mengutarakan pendapat mereka dalam bahasa Inggris yang baik dalam waktu lebih dari 6 menit 12 detik.

 Result

Setelah babak Preliminary yang berlangsung dengan 3 Rounds selesai yang diikuti lebih dari 40 delegasi dari masing-masing fakultas di UNJ pada Sabtu (30/4) di Aula Maftuchah Yusuf, hanya terdapat 16 tim yang akan maju ke babak selanjutnya, yaitu di Quarter Final. Perwakilan FIS dalam EDCO berhasil mengirim 3 delegasi dalam Quarter Final tersebut, walau gagal maju ke babak selanjutnya di Final yang akan diadakan pada Minggu, 1 Mei 2016 di Aula UPT Perpustakaan UNJ. Delegasi dalam Quarter Final tersebut adalah:
  1. Panda yang berasal dari Program Studi Hubungan Masyarakat berada pada posisi 3/16 dengan victory point 8 dan skor 439,
  2. Iron Men yang berasal dari Program Studi Pariwisata berada pada posisi 6/16 dengan victory point 6 dan skor 439, dan
  3. Strabo yang berasal dari Program Studi Geografi berada pada posisi 14/16 dengan victory point 5 dan skor 435.

Written by: Adinda Fahriya
Edited by: Reza Nur Effendi Daulay

Comments

Popular posts from this blog

On Song Analysis : “LOVERS” - MAIKO

On Song Analysis : “Beautiful” – NCT 2020

On Story : The Love Life Of A Hypocrite